Gubernur Banten Sudah Ajukan Lima Titik Sekolah Rakyat
Cipasera - Gubernur Banten Andra Soni telah mengajukan pendiriab lima lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat milik Kementerian Sosial
“Sudah mengajukan 5 titik, (untuk) provinsi, ditambah lagi Kabupaten Lebak mengajukan satu (titik) seluas 10 hektare,” kata Gubernur Banten Andra Soni di Kota Serang, Kamis 20/3/25
Diungkapkan Andra Soi bahwa pihaknya memiliki dua pola terkait pendirian Sekolah Rakyat Kementerian Sosial, yakni pola pertama adalah unit sekolah baru yang dibangunkan oleh Kementerian Sosial melalui Dinas Pekerjaan Umum.
Kemudian yang kedua adalah memaksimalkan sekolah-sekolah yang 'existing'.
“Ada sekolah kita itu luasnya bisa sampai 7 hektare.Tapi hanya bisa menampung sedikit karena bangunan dan sebagainya. Ini kita optimalkan,” ujarnya seperti dikutip Antara.
Dia mencontohkan SMKN 2 Pandeglang yang memiliki luas 7 hektare. Dari sebelum berdirinya Banten, lokasi tersebut adalah bangunan yang dibangun oleh pemerintah Jawa Barat di 1996.
Kondisinya strukturnya hingga kini masih kuat, namun harus direnovasi. Sehingga sekolah tersebut menjadi salah satu yang akan digunakan untuk Sekolah Rakyat.
Ia mengatakan inti dari pendirian Sekolah Rakyat adalah semangat negara untuk berpihak kepada warga miskin.
“Supaya kemiskinan di Banten ini mengalami graduasi. Bahkan kita berusaha sebaik-baiknya supaya tidak ada lagi miskin ekstrem di Povinsi Banten,” ujar Andra.(red/ant)