Kasus " L " Tanpa Ending, RK
Cipasera - Habis tertidur, terbangun pukul 00 kurang. Buka medsos, drama cewek syantik mengaku punya anak berseliweran fotonya. Sementara, Cagub Jakarta yang diduga "meniup balon" di perut si cewek mengelak. Klarifikasi, mantan gubernur itu, mau bikin Tim Hukum untuk mengurusnya.
Penyelesaian hukum? Wah seru nih tapi akan anti klimaks. Kasus akan menjadi drama seri. Apalagi nanti kalau masuk meja hijau dan publik menuntut sidang disiarkan langsung. Modiaaaarr..Belum tentu menang, keluar banyak uang umtuk pengacara, dihujat netizen dan keluarga tercemar.
Si cewek sexy dipastikan berjuang mengedepan fakta real, akan berteriak keras di depan hakim : Yang Mulia Bapak / Ibu Hakim, kami minta test DNA, sebagai bukti di dalam tubuh anakku "mengalir" kromoson dirinya dalam darahnya. Modiaaaarr...dua kali.
Diprediksi pada pengadilan tingkat pertama, cewek sexy yang juga selegram ini keok. Tapi dia tak putus asa, dia naik banding ke Pengadilan Tinggi, makin seru drama RK ( rusuh keluarga).
Kasus tak ada ending...sepertinya demikian. Dalam tuntutan hukum, tergugat masih peluang banding dua kali. Dan meski kalah lagi, ada jalan PK (peninjauan Kembali) di MA, asal ditemukan fakta dan hal baru dan seterusnya. Seru..!
Melihat drama bakal bergelepsk peak, bersambung dan dramatis, menurutku, akui saja kalau memang itu percintaan telah terjadi. Bila tidak, harus diluruskan. Tapi apapun jalanya tetap ...ngerih. Paling bagus melakukan "musyawarah mufakat"
Dan usai RK, terbayang kelak: bocah yang disengketakan jadi pemimpin karena membawa gen anugrah.
Kopi disruput....sruuuuppp, nikmat. Eh tau- tau jelang sahur. Sahuuur...(Teguh Wijaya)
*tulisan ini diambil dari Facebook Teguh Wijaya dengan beberapa perbaikan.